Terbaru | Peta Situs | Hubungi Kami


Nomor Indentitas Keuangan


Program inklusi keuangan memegang peranan yang penting dalam pengentasan kemiskinan, terutama di negara berkembang. Program inklusi keuangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membantu rumah tangga/perusahaan menurunkan fluktuasi pendapatan mereka (income smooting), memperluas peluang investasi, dan melindungi rumah tangga dari terjadinya guncangan (shocks) dan kejadian yang tak terduga. Dengan adanya inklusi keuangan, masyarakat akan memiliki kondisi keuangan yang lebih stabil dan aktivitas ekonomi yang lebih produktif yang akan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan.

Level financial inclusion yang lebih besar akan mengurangi ketergantungan terhadap modal luar negeri dan menciptakan sistem finansial yang self reliance, sehingga tidak rentan terhadap contagion crises. Dengan memasukkan tabungan informal ke dalam sistem keuangan formal, dan adanya penyediaan layanan keuangan yang lebih beragam, maka kapasitas keuangan suatu negara akan meningkat secara signifikan.

Hasil survei Bank Dunia (2010) menunjukkan bahwa sepertiga penduduk Indonesia tidak memiliki tabungan, baik di lembaga keuangan formal maupun di lembaga keuangan informal, dan sekitar 79 persen dapat dikelompokkan sebagai “financially excluded” dari segi tabungan. Dari segi pinjaman, hanya sekitar 40 persen penduduk Indonesia yang memiliki akses terhadap pinjaman (financially excluded dari sisi kredit) baik pinjaman dari perbankan maupun non-perbankan. Secara khusus, jumlah penduduk yang dapat meminjam dari bank sangat rendah, yaitu kurang dari 20 persen.

Berbagai program inklusi keuangan telah diterapkan untuk meningkatkan tingkat inklusi keuangan di Indonesia, khususnya untuk rumah tangga miskin namun produktif (productive poor households) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Beberapa program inklusi keuangan ini diantaranya Pembinaan Peningkatan Pendapatan Petani-Nelayan Kecil (P4K), Pusat Pengembangan Pedampingan Usaha Kecil dan Menengah (P3UKM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dan sebagainya.

Beberapa program inklusi keuangan di Indonesia tersebut disubsidi atau dijamin oleh pemerintah. Mekanisme ini hanya akan menyediakan solusi jangka pendek bagi permasalahan inklusi keuangan di Indonesia dan tidak memiliki dampak jangka panjang terhadap perbaikan akses keuangan formal. Isu yang melekat pada mekanisme pada kredit bersubsidi ini adalah keberlanjutan akses, terutama ketika pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi yang diberikan. 

Bank Indonesia sebagai bank sentral Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif dalam mengembangkan program-program inklusi keuangan, termasuk program Ayo ke Bank dan Gerakan Indonesia Menabung. Program-program inklusi keuangan yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia berada di bawah kerangka National Strategy for Financial Inclusion (NSFI), yang terdiri dari lima pilar, yaitu 1) financial education; 2) financial eligibility; 3) supportive regulation; 4) facilitating intermediation; dan 5) policy reform.

Financial Identification Project (FIP) merupakan inovasi baru yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia untuk membangun jalur yang lebih sistematis dan menjanjikan ke tingkat inklusi keuangan yang lebih tinggi di Indonesia. Hal ini mencakup pula pengembangan mekanisme untuk menyediakan Financial Identity Number (FIN) untuk masyarakat, termasuk masyarakat unbanked.

FIP diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih efektif dan efisien untuk memfasilitasi akses keuangan yang lebih baik dan lebih mudah kepada masyarakat, terutama untuk mereka yang tidak memiliki akses ke perbankan yang meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah dan rumah tangga miskin produktif.

PT. Arah Cipta Guna (ACG) dan PT. DEFINIT (DEFINIT) ditunjuk oleh Bank Indonesia untuk melakukan Survei “Financial Identity Number ” di 6 provinsi (Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY). Survei ini bertujuan untuk mendata baik individu maupun rumah tangga yang memiliki potensi untuk mendapatkan akses perbankan. Survei ini diharapkan dapat menggambarkan kondisi keuangan dan aktivitas keuangan dari individu maupun rumah tangga responden serta informasi relevan lainnya. Pengumpulan data tersebut pada gilirannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan akses keuangan terhadap perbankan dan lembaga keuangan.


Foto-foto berikut adalah foto pelatihan Enumerator DEFINIT yang melakukan proses pilot interview pelaksanaan Survei FIN.

 

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_1.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_2.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_3.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_4.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_5.jpg

  • <
  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_6.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_7.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_8.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_9.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_10.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_11.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_12.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_13.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_14.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_15.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_16.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_17.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_18.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_19.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_20.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_21.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_22.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/seminar7Juni12-23.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_24.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_25.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_26.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_27.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_28.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/seminar7Juni12-29.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_30.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_31.jpg

  • Download

    photo_FIN_2012/FIN_sept_2012_large_32.jpg

Terbaru | Peta Situs | Hubungi Kami | Beranda | Tentang DEFINIT | Layanan Kami | Partner | Data & Dashboard
Video | Publikasi | Karir | Pelatihan | Penelitian | Konsultansi


Copyright DEFINIT, All Rights Reserved